Focus and Scope

Sesuai dengan moto Sekolah Tinggi Filsafat Katolik (STFK) Ledalero sebagai lembaga yang menerbitkan jurnal ilmiah ini, yaitu “Diligite Lumen Sapientiae” (Cinta akan Terang dan Kebenaran), Jurnal Ledalero: Wacana Iman dan Kebudayaan (Discourse on Faith and Culture) berkiprah untuk menerbitkan artikel-artikel bermutu tinggi dalam rangkah membantu pembaca untuk mencintai cahaya dan kebenaran. Melalui naskah-naskah yang diterbitkan, Jurnal Ledalero berupaya untuk menerangi, mencerdaskan, mendedah, dan memperluas cakrawala berpikir para  pembaca.

Jurnal Ledalero: Wacana Iman dan Kebudayaan (Discourse on Faith and Culture) mengajak para peneliti, akademisi, profesional, praktisi, mahasiswa untuk mengirimkan naskah hasil penelitian dan analitis-kritis dalam bidang ilmu filsafat dan teologi, serta ilmu-ilmu sosial, seperti budaya, sosiologi, politik, psikologi, bahasa, antropologi, dan seni.

Peer Review Process

Naskah yang dikirimkan akan dibaca oleh dewan penyunting. Proses tinjauan menggunakan sistem tinjauan tertutup ganda (double blind review system). Naskah-naskah yang dievaluasi oleh editor yang tidak sesuai dengan kriteria jurnal ditolak tanpa tinjauan eksternal. Naskah yang dinilai baik dan berkualitas akan dikirim ke peninjau. Para editor kemudian membuat keputusan berdasarkan rekomendasi peninjau dengan beberapa kemungkinan keputusan: ditolak, membutuhkan revisi besar atau revisi kecil, dan diterima.

Jurnal Terakreditasi

Jurnal Ledalero merupakan salah satu Berkalah Ilmiah yang telah Terakreditasi oleh DIRJEN DIKTI KEMENDIKNAS RI pada tahun 2012 sampai tahun 2015

Sejarah

Jurnal Ledalero: Wacana Iman dan Kebudayaan (Discourse on Faith and Culture) diterbitkan pertama kali sebagai edisi cetak pada Juni 2002 dengan ISSN 1412 – 5420. Sejak Juni 2015 ia mengalami penambahan sistem publikasi, yaitu selain edisi cetak, juga diterbitkan secara elektronik dengan ISSN daring 2503 - 4316. Sejak terbitan pertama, secara rutin ia terbit dua kali setahun, yaitu pada setiap Juni dan Desember. Jurnal Ledalero: Wacana Iman dan Kebudayaan (Discourse on Faith and Culture) diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Filsafat Katolik Ledalero, Maumere, Flores, NTT, Indonesia. Ia memuat artikel kajian analitis-kritis dan hasil penelitian dalam bidang ilmu filsafat dan teologi, serta ilmu-ilmu sosial, seperti sosiologi, politik, psikologi, bahasa, antropologi, seni, dan budaya.

Etika Publikasi

Ini adalah pernyataan etika publikasi Jurnal Ledalero: Wacana Iman dan Kebudayaan (Discourse on Faith and Culutere) yang diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Filsafat Katolik Ledalero, Maumere, Flores. Pernyataan ini diadaptasi dari prinsip-prinsip Komite Etika Publikasi (COPE) dan mencakup kode etik untuk ketua penyunting, anggota dewan penyunting, peninjau (mitra bebestari), dan penulis.

Pernyataan ini didasarkan pada:
http://publicationethics.org/files/u2/New_Code.pdf

Artikel-artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Ledalero: Wacana Iman dan Kebudayaan (Discourse on Faith and Culutere) mencerminkan kualitas semua pihak yang terlibat dalam penerbitan. Dalam rangka memenuhi kualitas standar penerbitan artikel, kami mengumumkan etika publikasi ini agar diperhatikan oleh ketua dan anggota dewan penyunting, penulis, peninjau dan peninjau sejawat (mitra bebestari), dan masyarakat. Penyunting Jurnal Ledalero: Wacana Iman dan Kebudayaan (Discourse on Faith and Culutere) berkomitmen untuk menjamin dan memfasilitasi budaya penerbitan yang objektif dan menjunjung tinggi kejujuran intelektual. Penyunting dan peninjau mengevaluasi setiap naskah tanpa memperhatikan ras, jenis kelamin, orientasi seksual, agama dan kepercayaan, asal etnis, kewarganegaraan, atau kepentingan politik dan kelompok tertentu.

Tugas Ketua Penyunting

  1. Mengevaluasi naskah secara adil, jujur, dan profesional.
  2. Memastikan kerahasiaan manuskrip dan tidak mengungkapkan informasi mengenai manuskrip kepada siapa pun selain kepada orang yang terlibat dalam   proses penerbitan.
  3. Secara aktif mencari pandangan anggota dewan, peninjau dan penulis tentang cara meningkatkan citra dan visibilitas jurnal.
  4. Memberikan instruksi yang jelas kepada penulis dalam proses pengiriman artikel dan menginformasikan hal-hal yang dibutuhkan
  5. Mengidentifikasi dan memastikan penentuan peninjau (mitra bebestari) yang tepat dan sesuai untuk proses peninjauan artikel.

Tugas Anggota Dewan Penyunting

  1. Secara aktif berkontribusi pada pengembangan dan kebaikan jurnal.
  2. Bertindak sebagai duta jurnal.
  3. Bersama dengan Ketua Penyunting memiliki tanggung jawab untuk memutuskan kapan dan artikel mana yang akan diterbitkan.
  4. Terus mendukung dan mempromosikan jurnal.
  5. Melaksanakan semua tugas tinjuan artikel secara baik dan bertanggung jawab.

 Tugas Peninjau

  1. Harus mengungkapkan minat terhadap tugas tinjauan artikel.
  2. Dapat menolak untuk meninjau artikel apa pun jika terdapat konflik kepentingan dan/atau jika pengetahuan tidak memadai.
  3. Meninjau semua naskah yang dikirim secara objektif, adil, dan profesional.
  4. Mengungkapkan kesalahan etika yang ditemuikan dalam proses peninjauan dan menyampaikannya secara terbuka dan objektif kepada ketua penyunting.
  5. Harus memastikan keaslian kiriman dan waspada terhadap segala plagiarisme dan publikasi yang berlebihan.
  6. Tidak membahas isi kiriman tanpa izin.
  7. Mematuhi waktu yang dialokasikan untuk proses peninjauan. Perubahan alokasi waktu dibuat atas kesepakatan dengan ketua penyunting.

Tugas Penulis
Kode etik yang wajib dipenuhi para Penulis yang akan memublikasikan artikel ilmiahnya pada Jurnal Ledalero, Wacana Iman dan Kebudayaan (Discourse on Faith and Culture) ialah:

  1. Penulis harus menjunjung tinggi scientific conduct, memahami manfaat/keuntungan dan risiko tulisan yang dipublikasikan.
  2. Artikel yang dipublikasikan bebas dari malalaku (misconduct), meliputi: Rekaan (fabrikasi), pemalsuan data (falsifikasi), dan Plagiarism/autoplagiarism.
  3. Penulis wajib mencantumkan sitasi yang memadai pada semua statement, ide, data, yang bukan hasil penelitiannya.
  4. Artikel yang dipublikasikan sesuai atau relevan dengan bidang ilmu Jurnal Ledalero, Wacana Iman dan Kebudayaan yaitu ilmu filsafat, teologi, dan sosial-humaniora.
  5. Artikel yang dipublikasikan tidak menimbulkan benturan dengan pihak-pihak tertentu atau berpotensi meresahkan masyarakat.
  6. Para penulis yang tercantum pada artikel yang dipublikasikan adalah benar-benar mereka yang kompeten dan mempunyai kontribusi berarti dalam penulisan artikel tersebut.
  7. Penulis tidak melakukan publikasi ganda terhadap artikel yang akan dipublikasikan ini (double manuscript submission) ke jurnal atau sarana publikasi lain secara bersamaan (serentak).
  8. Bagian atau keseluruhan artikel yang dipublikasikan belum pernah terpublikasi pada sarana publikasi lain.
  9. Artikel yang dipublikasikan adalah asli (orsinil) hasil penelitian, gagasan atau pemikiran Penulis, yang dijamin Surat Pernyataan Bebas Plagiarisme yang ditulis di atas meterai oleh Penulis.
  10. Setiap penulis di Jurnal Ledalero, Wacana Iman dan Kebudayaan (Discourse on Faith and Culture) diwajibkan untuk mengisi Surat Pernyataan yang menjelaskan, artikel belum pernah dipublikasikan di Jurnal maupun konferensi/seminar manapun.

Journal History

Jurnal Ledalero: Wacana Iman dan Kebudayaan (Discourse on Faith and Culture) diterbitkan pertama kali sebagai edisi cetak pada Juni 2002 dengan ISSN 1412 – 5420. Sejak Juni 2015 ia mengalami penambahan sistem publikasi, yaitu selain edisi cetak, juga diterbitkan secara elektronik dengan ISSN daring 2503 - 4316. Sejak terbitan pertama, secara rutin ia terbit dua kali setahun, yaitu pada setiap Juni dan Desember. Jurnal Ledalero: Wacana Iman dan Kebudayaan (Discourse on Faith and Culture) diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Filsafat Katolik Ledalero, Maumere, Flores, NTT, Indonesia. Ia memuat artikel kajian analitis-kritis dan hasil penelitian dalam bidang ilmu filsafat dan teologi, serta ilmu-ilmu sosial, seperti sosiologi, politik, psikologi, bahasa, antropologi, seni, dan budaya.