jurnal ledalero

Information For Librarians

PEDOMAN PENULISAN ARTIKEL

1. RUANG LINGKUP NASKAH
Ruang lingkup naskah yang dimuat dalam Jurnal LEDALERO, Wacana Iman dan Kebudayaan merupakan artikel hasil penelitian atau
kajian analitis kritis di bidang ilmu filsafat dan teologi, serta ilmu-ilmu sosial seperti sosiologi, politik, bahasa, antropologi, seni dan
budaya, dan belum pernah dipublikasikan di media lain.

2. NASKAH
a. Naskah ditulis dalam bahasa Indonesia atau Inggris dengan menggunakan kaidah bahasa yang baik dan benar. Istilah-istilah
ditulis secara baik, benar, dan jelas dalam bahasa Indonesia atau bahasa resmi PBB.
b. Naskah mengandung aspirasi wawasan yang orisinal dan bukan merupakan plagiasi. Sedapat mungkin naskah berkontribusi
terhadap kemajuan ilmu dan berdampak ilmiah. Nisbah sumber acuan primer berbanding sumber lainnya di atas 80 %,
mempunyai derajad kemutakhiran, mengandung secara jelas hasil analisis dan sintesis, serta mempunyai kesimpulan dan
perampatan secara baik.
c. Naskah memuat: 1) Judul yang efektif, lugas, dan informatif. 2) Nama Penulis ditulis lengkap disertai alamat lengkap lembaga
tempat penulis bekerja, belajar, dan melakukan penelitian. 3) Abstrak ditulis secara jelas dan ringkas, maksimal 200 kata
dalam bahasa Inggris untuk artikel berbahasa Indonesia, dan dalam bahasa Indonesia untuk artikel berbahasa Inggris. 4) Kata-
kata kunci ditulis secara konsisten dan mencerminkan konsep serta substansi artikel.
d. Panjang maksimal 6.000 kata, diserahkan dalam bentuk digital yang diketik dengan Microsoft Word for Windows, dan disimpan
dalam jenis file Rich Text Format (RTF), disertai satu copy print out. Naskah diketik pada kertas ukuran A4 dengan margin
kanan, kiri, atas, dan bawah berturut-turut ialah 30, 20, 30, dan 25 mm dengan font Time New Roman, jarak antarbaris 1 spasi,
terdiri atas satu kolom. Naskah dikirim kepada Redaksi Jurnal LEDALERO, Wacana Iman dan Kebudayaan, Sekolah Tinggi
Filsafat Katolik (STFK) Ledalero, Maumere 86152, Flores, NTT, atau melalui e-mail: jurnalledalero@yahoo.com.

3. KUTIPAN DAN DAFTAR RUJUKAN
a. Kutipan lebih dari empat baris diketik dengan spasi tunggal dan diberi baris baru. Kutipan empat baris atau kurang dari empat
baris dituliskan sebagai sambungan kalimat dan dimasukkan dalam teks dengan diapiti tanda petik.
b. Catatan referensi ditulis secara lengkap sebagai catatan kaki (footnote), yakni dengan mengikuti cara penulisan referensi model
Modern Language Association (MLA), seperti berikut ini:
1Ibarruri, Kisah Pengembaraan Ibarruri Putri Alam Anak Sulung D. N. Aidit (Maumere: Penerbit Ledalero, 2015), hlm. 5.
2Harold Bierman, Jr., Thomas R. Dyckman, dan Ronald W. Hilton, Cost Accounting (Boston: PWS-Kent Publishing Company,
1990), hlm. 4.
4Canfield et al., Chicken Soup for the Women’s Soul, a.b. Anton MGS (Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2000), 100.
5F.X Siswaya Sumantoro (ed.), Dokumen Sidang-sidang Federasi Konferensi Para Uskup Asia 1970-1991 (Jakarta: Dokpen KWI,
1995), hlm. 45.
6Pusat Bahasa, Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia, Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang
Disempurnakan (Jakarta: Gramedia, 2008), hlm. 12-13.
7John Mansford Prior, “Narasi Diri”, Jurnal Ledalero, 11:1 (Ledalero, Juni 2012), hlm. 1-4.
c. Bibliografi ditulis sebagai Daftar Rujukan dan diurutkan secara alfabetis, serta hanya memuat literatur yang dirujuk dalam
artikel. Format penulisan daftar rujukan mengikuti model Modern Language Association (MLA). Contoh:
Frye, Northrop. Anatomy of Criticism: Four Essays. Princeton: Princeton UP, 1957.
Kleden, Paul Budi. Filsafat Proses Albert N. Weithead. Maumere: Penerbit Ledalero, 2004.
Berry, Thomas. Kosmologi Kristen. Ed. John B. Cobb. Terj. Amelia Hendani. Maumere: Penerbit Ledalero, 2013.
Pusat Bahasa Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Edisi III. Jakarta:
Gramedia, 2008.
4. Dewan redaksi berhak menolak suatu naskah yang dianggap tidak memenuhi syarat, setelah mendengar pendapat beberapa ahli.
Dewan redaksi berhak mengubah dan menyesuaikan bahasa dan istilah tanpa perubahan isi, dengan tidak memberitahukan kepada
penulis terlebih dahulu. Jika perubahan isi dianggap penting, dewan redaksi akan berkonsultasi dengan penulis. Naskah yang dimuat
dalam Jurnal LEDALERO menjadi hak Jurnal Ledalero dan penerbitan kembali harus seizin dewan redaksi.
5. Penulis yang artikelnya dimuat akan menerima ucapan terima kasih berupa nomor bukti 3 eksemplar. Artikel yang tidak dimuat tidak
akan dikembalikan, kecuali atas permintaan penulis dengan menyertakan perangkos secukupnya.